masih banyak guru-guru mapel lain yang memandang sebelah mata pd mapel tik alasannya amat sangat sepele krna tik ga jd mapel yg d jdkan ujian nas. padahal klo qta melirik pd negara-negara lain yang sudah sadar akan pentingnya teknologi informasi maka mereka membuat prioritas utama pada mata pelajaran TI baru setelah itu sains dan sosial.
andaikan disini qta sudah sadar semua maka saya sebagai seorang guru tidak perlu lagi merasa lingsem jika sedang ngobrol sama teman teman d kantor.
Pernah suatu hari saat qta sedang ngrumpi d kantor membahas tentang standar kenaikan kelas saya usul setiap guru memberikan nilai apa adanya jangan dikatrol-katrol tapi teman-teman dari matematika langsung berkomentar “kadar nilai tik be nggaya pelit sing penting bocah teyeng ngetul keyboard wei bae nilai gede kadar ra di UN na kaya pelajaran penting-pentinga”.
Dari situ saya bisa menganalisis bahwa kesadaran tentang TI masih sangat minim terutama bagi guru-guru yang tidak mau tahu tentang perkembangan teknologi.